Kata-Kata Negatif dan Kata-Kata Positif terbukti mampu mememberi kesan. Maka adalah sebaiknya kita semua mulai mengendalikan kata-kata yang keluar dari mulut kita dengan kata-kata yang Positif dan Baik.
Setelah mendengarkan info tentang pengaruh Kata-kata Negatif terhadap Air yang ditulis dalam buku "The Hidden Messages in Water" karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yang melakukan percubaan, saya pun tertarik untuk melakukannya sbb:
6. Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian :
Negatif ternyata cepat sekali berubah menjadi
busuk dan berwarna hitam dengan bau
yang tidak sedap.
Sedangkan Nasi dalam botol yang di bacakan
kata-kata Positif masih berwarna putih kekuningan
dan baunya harum seperti ragi.
Nah Silahkan teman-teman mencubanya sendiri.
Kalau di buku di katakan ada yang mencuba
dengan tiga botol dimana botol ketiga tidak
di beri label apa2 alias diabaikan / tidak
diperdulikan, dan ternyata beras dalam botol
yang diabaikan membusuk jauh lebih cepat
dibandingkan botol yang dipapar kata " Kamu Bodoh".
Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak kita, pasangan hidup kita, rakan-rakan kerja kita, dan orang -orang disekeliling kita, bahkan binatang dan tumbuhan disekeliling kita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yang berasal dari pikiran, dan ucapan yang kita lontarkan setiap saat kepada mereka.
Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memillih kata-kata yang akan keluar dari mulut kita, demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yang timbul dalam batin kita. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua .
Alhusseyn : Mari jaga mulut kita , utamanya saya sendiri yang suka pokpek sama anak-anak . Saya akan menggunakan perkataan yang lebih enak untuk didengar seperti sayang , pandai , intan... payung??




























































2009年6月25日 6:2salam